Selamat Datang di PT Pertamina Bina Medika

Telepon : (021) 7219031 / (021) 7219299
   Email : info@pertamedika.co.id

Profil PERTAMEDIKA-IHC

Danny Amrul Ichdan

Pertamedika IHC, operator group rumah sakit BUMN berpengalaman dalam mengelola rumah sakit modern dengan standar pelayanan terakreditasi KARS, Pertamedika IHC Group memberikan pelayanan komprehensif dan terpadu. Dengan dukungan professional medis, perawatan dan penunjang medis yang berkompeten dan peralatan medis terkini.

Healtcare Corporation dari RS BUMN Indonesia dengan jaringan lini BUMN yang kuat, yang secara berkelanjutan memperkuat integrasi manajemen pelayanan dan mengembangkan kemitraan baik nasional dan internasional

Danny Amrul Ichdan

Assalamualaikum Wr. Wb.

Selamat datang di Website Pertamedika.

Seiring dengan perkembangan industri kesehatan dan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat, PT. Pertamina Bina Medika sebagai Anak Perusahaan Pertamina yang bergerak dibidang industri jasa layanan kesehatan akan terus mengembangkan usaha di seluruh aspek bisnis industri layanan kesehatan.

Kami memiliki 14 rumah sakit dan 25 poliklinik yang tersebar di seluruh Indonesia. Dilengkapi dengan pelayanan kesehatan berbasis Managed Care yang dikelola oleh MPPK (Manajemen Pemeliharaan Pelayanan Kesehatan). Jaringan rujukan pasien MPPK bekerja sama dengan 120 RS yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kami senantiasa berupaya memberikan layanan kesehatan paripurna yang bersifat promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif bagi pekerja, keluarga dan pensiunan Pertamina, perusahaan perminyakan, swasta, BUMN dan masyarakat umum.

Dengan visi kami, menjadi korporasi bisnis kesehatan terdepan dan terpercaya yang memiliki keunggulan bersaing berkelanjutan di pasar domestik dan pasar global, kami selalu menjunjung keselamatan pasien (patient safety) dan kepuasan pelanggan (costumer satisfaction) melalui pelayanan PRIMA (Profesional, Ramah, Ikhlas, bermutu & Antusias) yang diberikan oleh tenaga medis, perawatan, penunjang medis & non medis yang berpengalaman, handal dan terpercaya.

Dengan ditunjang sistem, budaya dan organisasi yang fokus kepada pelanggan termasuk didalamnya akreditasi, ISO dan JCI akan semakin mewujudkan jaminan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan sebagai pemangku kepentingan utama kami dan menjadikan layanan seluruh RS di PERTAMEDIKA tetap selangkah di depan kebutuhan pelanggan yang terus berkembang. Disamping itu melalui upaya service excellent menjadikan PERTAMEDIKA semakin tumbuh dan berkembang menjadi World Healtcare Company di Indonesia yang menjadi pilihan masyarakat.

PERTAMEDIKA juga memiliki berbagai produk layanan seperti Pelayanan berbasis managed care yang dikelola MPPK (Managemen Pengelolaan Pelayanan Kesehatan), Evakuasi Medis, Klinik on Site, Pelatihan & sertifikasi medis, klinik mitra, pengelolaan CSR kesehatan serta KSO (Kerja Sama Operasi) pengelolaan RS yang merupakan diversifikasi produk bisnis PERTAMEDIKA dalam industri jasa layanan kesehatan.

Akhirnya atas nama Direksi dan perusahaan, kami persembahkan web site Pertamedika ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan, mitra, pelanggan, masyarakat, dan semua pihak yang menggunakan fasilitas Web site ini.

Wassalamualaikum Wr. Wb.


Direktur Utama PT Pertamina Bina Medika
Dr. Danny Amrul Ichdan, SE, MSc

Rumah Sakit Pertamina didirikan pada tahun 1967 atas gagasan Dr. Ibnu Soetowo yang saat itu menjabat sebagai Direktur Utama Pertamina. Rumah Sakit tersebut kemudian diresmikan pada tahun 1972 oleh Presiden RI saat itu yaitu Jenderal Soeharto. Pada awal pendiriannya, Rumah Sakit Pertamina hanya dikhususkan untuk melayani perawatan dan pengobatan kesehatan pekerja Pertamina dan keluarganya. Seiring dengan waktu, menghadapi dinamika perubahan di industri minyak dan gas nasional maupun global, Pertamina melakukan upaya-upaya penataan seluruh aspek, yang dituangkan dalam Restrukturisasi Pertamina secara menyeluruh.

Restrukturisasi tersebut kemudian menuntut kemandirian sarana-sarana penunjang yang dimiliki Pertamina, mengingat bahwa Pertamina hanya akan bergerak pada bisnis intinya saja yaitu pengelolaan sumber daya minyak dan gas bumi, maka Pertamina melepaskan kegiatan-kegiatan yang tidak secara langsung berhubungan dengan core businessnya.

Pertamina bersama Yayasan Tabungan Pegawai Pertamina (berubah menjadi PT.Pertamina Saving Investment dan kemudian menjadi Pertamina Dana Ventura) mendirikan anak perusahaan untuk mengelola kegiatan pelayanan kesehatan berupa rumah sakit, poliklinik serta akademi keperawatan yang dimilikinya dengan nama Perseroan Terbatas Rumah Sakit Pusat Pertamina (disingkat PT.RSPP).

PT.RSPP didirikan berdasarkan Akta Nomor 30 tanggal 21 Oktober 1997 yang dibuat di Jakarta dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia di bawah Nomor. C2-18 HT 01.01. Th.98 tanggal 12 Januari 1998. Melalui RUPS-LB tanggal 17 April 2002 yang telah dinyatakan dalam Akta Pernyataan Keputusan RUPS-LB No.17 tanggal 20 Mei 2002 dan mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman dan HAM RI No. C-12195 HT. 01.04. Th. 2002 tanggal 4 Juli 2002, PT.RSPP berganti nama menjadi PT. Pertamina Bina Medika (PT. Pertamedika).

Pertamedika diserahi tugas mengelola asset dan layanan kesehatan oleh Pertamina atas; 6 (enam) buah Rumah Sakit (RS.Pusat Pertamina Jakarta, RS. Pertamina Jaya Jakarta, RS. Pertamina Prabumulih, RS. Pertamina Balikpapan, RS. Pertamina Cirebon, RS. Pertamina Tanjung, 19 (sembilan belas) Poliklinik (Medical Centre) di wilayah Jabodetabek, sebuah Akademi Keperawatan serta sebuah unit Manajemen Pengendalian Pemeliharaan Kesehatan (MPPK).

Pada tanggal 21 Oktober 2002, Pertamedika bekerjasama dengan pihak swasta mengelola Pertamedika Hospital Tarakan (PHT) Kalimantan Timur, pada tahun 2009 pengelolaannya dilakukan secara penuh oleh Pertamedika.

Akademi Keperawatan (Akper) Pertamedika yang didirikan berdasarkan SK Menteri Kesehatan RI No.130/Kep/Diknakes/VI/1989 tanggal 15 Mei 1989 dikembangkan menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Pertamedika pada tahun 2008 dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No.25/D/0/2008 tanggal 13 Maret 2008.

Saat ini, jumlah rumah sakit yang dikelola PERTAMEDIKA sebanyak 16 unit, terdiri dari 13 rumah sakit milik PERTAMEDIKA dengan berbagai tipe dan keunggulan, tersebar diwilayah Indonesia yaitu RS Pusat Pertamina (RSPP), RS Pertamina Jaya (RSPJ), RS Pertamina Balikpapan (RSPB), RS Pertamina Cirebon (RSPC), RS Pertamina Prabumulih (RSPPbm), RS Pertamina Tanjung (RSPT), PERTAMEDIKA Hospital Tarakan (PHT), RS Pertamina Sorong (RSPS), RS Pertamina Pangkalan Brandan (RSPBr), RS Pertamina Plaju, dan terhitung mulai Januari 2018 PERTAMEDIKA dipercaya untuk mengelola RS Pertamina lainnya, yaitu RS Pertamina Balongan, RS Pertamina Cilacap dan RS Pertamina Dumai. Sedangkan 3 (tiga) rumah sakit lainnya merupakan RS KSO (Kerja Sama Operasi) yang terdiri dari RS Pertamina Bintang Amin Lampung, RS Pertamina Baiturrahin Jambi dan RS Umi Rosnati Aceh. Untuk RS KSO lainnya terhitung mulai Januari 2017 RS PERTAMEDIKA Sentul City dan RS LNG Badak tidak lagi dalam kelolaan PERTAMEDIKA.

Disamping itu sejak 21 Desember 2016, PERTAMEDIKA dipercaya untuk menjadi leader operatorship bagi RS BUMN. Sampai dengan saat PERTAMEDIKA - IHC

DOKUMEN APLIKASI KKEP 2018-(PT. PERTAMINA BINA MEDIKA) 2 ini ada 2 BUMN yang rumah sakitnya sudah menjadi member IHC, yaitu PT. PELINDO sebanyak 3 holding Rumah Sakit meliputi RS Pelindo I di Medan, RS Pelindo II di Palembang, Jakarta dan Cirebon serta RS Pelindo III di Surabaya. dan RS milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN), dari PTPN I sampai dengan PTPN XIII.

Hal tersebut sesuai dengan Arahan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno pada saat Kick Off Meeting Sinergi BUMN Pengelolaan Rumah Sakit di Kantor Kementerian BUMN pada tangga 7 Januari 2016 mengenai pembentukan holding (induk usaha) yang menyatukan sebanyak 77 rumah sakit milik BUMN yang rampung sebelum akhir tahun 2016.

Dukungan pemerintah untuk pembentukan induk perusahaan strategis (holding) perusahaan BUMN berdasarkan pidato pengantar Presiden Jokowi dalam Rapat Kabinet Terbatas pada tanggal 29 Februari 2016 agar memiliki multiplier effects dan berdaya saing global tidak hanya jago kandang.

Atas dasar hal tersebut diatas Menteri BUMN pada tangal 28 Mei 2016 agar BUMN melalui unit kerjanya termasuk rumah sakit melakukan sinergi untuk meningkatkan nilai lebih perusahaan termasuk untuk kepentingan Negara dan masyarakat.

Pembentukan holding dilakukan untuk menciptakan efisiensi di BUMN sehingga tidak bergantung dari dana APBN serta menciptakan sinergi baik di bidang finansial maupun operasional dalam rangka optimasi proses bisnis dan integrasi sistem, akses pasar dan networking, kinerja perusahaan dan daya saing usaha.

VISI

Menjadi korporasi bisnis kesehatan terdepan dan terpercaya yang memiliki keunggulan bersaing berkelanjutan di pasar domestik dan pasar global.

MISI

Membangun dan mengembangkan bisnis layanan kesehatan berstandar internasional melalui penciptaan nilai pada setiap produk jasa yang ditawarkan di setiap unit usaha Membangun dan mengembangkan jasa layanan kesehatan yang terpercaya, cost effective, berfokus pada patient safety Memenuhi harapan stakeholders melalui penciptaan budaya perusahaan yang dinamis, pro aktif terhadap perubahan bisnis serta memiliki tata nilai yang berbasis etika profesi dan tanggung jawab sosial Menciptakan kondisi Keuangan yang kuat dan berkelanjutan.

TUJUAN PERUSAHAAN :

Menciptakan profit dan benefit tanpa mengabaikan faktor sosial. Memberikan layanan kesehatan yang berorientasi kepada kepuasan pelanggan Menciptakan nilai tambah agar dapat tumbuh dan berkembang. Secara berkesinambungan meningkatkan profesionalisme Sumber Daya Manusia

SASARAN PERUSAHAAN :

Membangun kualitas layanan terbaik, biaya terkendali, kekuatan pasar dalam negeri dan sistem terintegrasi (Operational Excellence) Membangun kualitas layanan RS kelas dunia (Joint Commission International) Mengembangkan profesionalisme dan kemandirian Pekerja dengan kapabilitas standar internasional Melakukan ekspansi usaha melalui privatisasi perusahaan yang bertujuan untuk memperkuat struktur modal melalui IPO (Strategic Partnership)

CORE VALUE

TRUST, Trusworthy, Reliability, Uniqueness, Speed Up, Tactical

Danny Amrul Ichdan

MOTTO : “We Care and We Cure”